MEGAMENDUNG – Semangat pengembangan kompetensi menyelimuti Kampus Pusdiklat Mahkamah Agung RI hari ini. Dua CPNS dari Pengadilan Agama (PA) Tamiang Layang, Elsa Awalin Nur Fajrina dan Muhammad Hafid Nur Abdullah, resmi memulai perjalanan mereka dalam Latihan Dasar (Latsar) CPNS Klasikal Gelombang II untuk Angkatan X hingga XVIII. Acara pembukaan yang khidmat ini digelar pada Selasa, 21 April 2026, di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Acara diawali dengan laporan komprehensif dari Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan (Kapusdiklat Menpim), Darmoko Yuti Witanto, S.H. Dalam laporannya, beliau memberikan perhatian khusus pada kesiapan para peserta, terutama mengenai kondisi kesehatan fisik dan mental selama menjalani pelatihan yang intensif.
“Selain kedisiplinan, faktor kesehatan adalah modal utama bagi para peserta. Kami memastikan seluruh peserta dalam kondisi fit untuk mengikuti seluruh rangkaian kurikulum, karena fisik yang sehat akan menunjang daya pikir yang jernih dalam menyerap materi kepemimpinan,” ungkap Darmoko Yuti Witanto dalam laporannya.
Sekretaris Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (Sesban BSDK), Dr. Drs. Ach. Jufri, S.H., M.H., kemudian secara resmi membuka kegiatan tersebut. Beliau berpesan agar para CPNS tidak hanya mengejar nilai akademis, tetapi benar-benar menanamkan nilai-nilai dasar ASN dalam karakter mereka.
“Saudara-saudara adalah energi baru bagi Mahkamah Agung. Melalui Latsar ini, saya berharap kalian dapat bertransformasi menjadi ASN yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh untuk menjaga muruah peradilan,” tegas Dr. Drs. Ach. Jufri di hadapan para peserta.
Rangkaian kegiatan Latsar ini dijadwalkan akan berlangsung dengan berbagai materi penguatan kompetensi teknis dan pembentukan karakter ASN yang berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. ( The-8 )