Integritas Bukan Sekadar Kata, Petugas PTSP PA Tamiang Layang Kenakan Kebaya Peringati Hari Kartini

Integritas bukan hanya sekadar kata, melainkan laku nyata yang harus dijaga dalam setiap aspek pelayanan. Nilai tersebut tercermin dalam peringatan Hari Kartini yang diadopsi oleh petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Agama Tamiang Layang.
Peringatan yang digelar setiap 21 April ini menjadi momentum untuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini, tokoh pelopor emansipasi perempuan di Indonesia. Kartini dikenal sebagai simbol perjuangan kesetaraan, khususnya dalam membuka akses pendidikan bagi kaum perempuan.
Dalam suasana penuh kebersamaan, para petugas PTSP tampil anggun dan kompak mengenakan kebaya. Penampilan tersebut tidak hanya mencerminkan nilai budaya, tetapi juga menjadi simbol kekuatan perempuan dalam menjalankan peran profesional di lingkungan peradilan.
Sebagai garda terdepan pelayanan, petugas PTSP Pengadilan Agama Tamiang Layang dituntut untuk selalu menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan transparan. Semangat Kartini menjadi inspirasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan.
Salah satu petugas PTSP menyampaikan bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini sangat relevan dalam dunia kerja saat ini. “Semangat Kartini menjadi inspirasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Integritas bukan hanya slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Raka selaku petugas PTSP juga menegaskan pentingnya kesetaraan dalam lingkungan kerja. Menurutnya, perempuan memiliki kemampuan yang sama dalam menjalankan tugas pelayanan. “Petugas PTSP yang perempuan bisa kok sejajar dan berdampingan dengan laki-laki. Kami bekerja sebagai tim yang saling mendukung tanpa membedakan peran. Dengan kebersamaan ini, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” ungkapnya.
Di era modern dan digital saat ini, perempuan telah menunjukkan kiprahnya di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, sains, teknologi, hingga seni dan budaya. Hal ini membuktikan bahwa perempuan memiliki semangat juang tinggi, kepercayaan diri, serta prinsip hidup yang kuat, sejalan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Kartini.
Peringatan Hari Kartini di Pengadilan Agama Tamiang Layang ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai pengingat bahwa perjuangan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan masih terus berlanjut. Dengan menjunjung tinggi integritas dan semangat Kartini, seluruh aparatur diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik serta menjadi bagian dari birokrasi yang bersih dan berintegritas. H5H

Selesai