Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Tamiang Layang Kelas II | Media Informasi dan Transparansi Peradilan # Pengadilan Agama Tamiang Layang Siap Membangun ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)) # JANGAN RUSAK INTEGRITAS KAMI DENGAN MEMBERI IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN KEPADA PEGAWAI PENGADILAN AGAMA TAMIANG LAYANG # Kami Berkomitmen Untuk Mewujudkan Birokrasi yang Bersih, Melayani dan Bebas Korupsi


Mediasi itu “Ibadah”, Damai itu “Barokah”


Writed By admin | Tanggal 2021-09-27 | dilihat 26 Kali

   Tamiang Layang | www.pa-tamianglayang.go.id | 24/09/2021

Setelah minggu lalu membahas Eksekusi, kali ini Hari Jumat tanggal 23 September 2021 tidak kalah “seru” tema materi pembinaan dari Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya yaitu “Kiat-kiat Sukses Mediasi” yang dibawakan oleh ibu Dr. Hj. Idia Isti Murni, M.Hum, Hakim Tinggi pada PTA Palangka Raya. Aparatur Pengadilan Agama Tamiang Layang khususnya Kepaniteraan mengikuti acara pembinaan kali ini dimulai dari Ketua PA Tamiang Layang, Wakil, Hakim, Panitera, dan Panmud PA Tamiang Layang “berkumpul” di media center PA Tamiang Layang.

Masih dalam lingkup Lampion (Layanan Pembinaan Online PTA Palangka Raya). Judul Materi yang beliau bawakan “Implementasi Perma Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan (Kebenaran dan Keberhasilannya)” ini beliau ceritakan pengalaman beliau awal mula implementasi mediasi di Pengadilan Agama setelah terbit Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2008. Penerapan implementasi Mediasi tentu sangat penting lebih-lebih dengan terbitnya Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2016.

Lebih jauh, narasumber menyampaikan bahwa mediasi itu perintah agama, beliau mengutip ayat al-Qur’an Surah Al Hujurat ayat (10) yang artinya “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” 

“Mediasi itu adalah ibadah, damai itu barokah”, jika kata-kata tersebut sudah masuk dalam hati dan pikiran kita, tentu mediasi akan diimplementasikan dengan sungguh-sungguh. Keikhlasan mediator termasuk kunci keberhasilan mediasi. Jika “ikhlas” sudah diterapkan dalam keseharian tentu mudah dan mediasi bukan sekedar formalitas yang harus dijalani. 

Untuk itu, sejak awal dimulai dari menyambut tamu pencari keadilan, buat pihak berperkara senyaman mungkin ketika memasuki wilayah Kantor Pengadilan. Sehingga suasana yang dibangun sejak awal membawa “efek” nyaman dan tentunya jika sudah nyaman akan menumbuhkan rasa dan semangat yang baik dalam berperkara, bukan dengan rasa sesal dan jengkel karena pencari keadilan umumnya ketika mendaftarkan perkara sedikit banyak “bermasalah” baik dari segi hukum maupun psikis. Setelah paparan selesai, dilanjutkan diskusi dengan sharing dan tanya jawab oleh peserta pembinaan yang diikuti seluruh aparatur Pengadilan Agama sewilayah PTA Palangka Raya.


Syahrul Ramadhan, S.H.I Ketua PA Tamiang Layang

Transparan, Mandiri, Akuntabel, Agung, Terdepan, Optimal dan Profesional #TAMIANGTOP...

FACEBOOK YOUTUBE INSTAGRAM

Statistik Pengunjung

Pemda Barito Timur

Kejaksaan Negeri Tamiang Layang

Pengadilan Negeri Tamiang Layang